Unsur-unsur yang meliputi minat beli
konsumen adalah sebagai berikut:
1.
Pendapatan
Yaitu
hasil dari perolehan yang di dapatkan melalui usaha yang dilakukan oleh
seseorang, yang biasanya berbentuk nilai materil yang dapat di ukur, pendapatan
merupakan hal yang sangat penting di dalam melakukan suatu pembelian, karena
apabila pendapatan tidak sesuai dengan yang diinginkan maka tidak akan terjadi
transaksi pembelian.
2.
Tersedianya Ruang dan waktu (Convenienct Location and Hours)
Yaitu tingkat
kemudahan konsumen untuk menjangkau lokasi toko dan waktu berbelanja. Bagi
konsumen yang sibuk mereka berharap efisien waktu berbelanja yang dapat
meminimalkan waktu seperti fast check outs (proses pembayaran cepat), kemudahan
dalam memarkir kendaraan, mendapatkan pertolongan yang lebih dari petugas
penjualan dan katalog service center.
3. Suasana Toko (Store Atmosphere)
Yaitu
kesadaran penjual yang dirasakan konsumen pada saat berbelanja sehingga
diharapkan menumbuhkan minat beli. Suasana yang tepat mempengaruhi konsumen
untuk berbelanja, artinya ada kesesuaian antara barang yang dijual dengan
interior ruangan dan perbedaan suasana antar satu bagian dengan bagian yang
lain.
4. Barang
Dagangan (Merchandise)
Yaitu
kesesuaian kebutuhan konsumen dengan barang yang ditawarkan penjual. Konsumen
biasanya menginginkan variasi atau adanya pilihan dari perbedaan macam-macam
barang sesuai dengan tujuan dan pilihan konsumen. Konsumen berharap tidak hanya
menemukan variasi dari perbedaan tipe barang, tetapi juga menemukan
bermacam-macam perbedaan warna, merek, style, mode, dan ukuran untuk
masing-masing penilaian dan pilihan individu.
5. Harga (Price)
Yaitu
harga jual yang diinginkan konsumen sesuai dengan nilai barang dan jasa yang
ditawarkan penjual. Suatu barang dipandang mahal atau murah oleh konsumen
ataupun penjual tergantung kepada kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai oleh
masing-masing pihak, sehingga untuk mendapatkan harga yang tepat bagi kedua
belah pihak perlu penyesuaian harga dengan nilai barang yang dijual. Karena itu
konsumen mengharapkan harga jual yang ditawarkan penjual sesuai dengan nilai
barang yang dibelinya. Nilai sangat berkaitan dengan utilitas produk, kualitas
produk, harga produk, pelayanan, serta manfaat sehingga dapat menciptakan suatu
minat beli konsumen.
6. Informasi
dan Interaksi Pribadi (Information and Personal Interaction)
Yaitu
informasi tentang barang yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan hubungan
sumber daya manusia yang dimiliki penjual dengan konsumen berlangsung dengan
baik. Sebagian konsumen menginginkan penjual menyediakan informasi yang
mendetail mengenai produk, karakteristik, dan penggunaannya.
7. Pelayanan (Service)
Yaitu
jenis kegiatan pelayanan penjual yang diinginkan konsumen sesuai dengan barang
dan transaksi, misalkan: memberikan kredit, pengantaran barang, pemasangan, dan
cara-cara lain yang ditujukan supaya lebih menarik bagi konsumen.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar